Review : Benton Snail Bee High Content Essence

IMG20170610130709

Benton : Snail Bee High Content Essence; kemasan primer boks (kanan) dan kemasan sekunder botol plastik (kiri)

“is for all types of skin including senstive and troubled skin types. Instead of water, Snail secretion fiiltrate was used. This high content essence uses Bee venom, EGF, and various botanical based natural ingredients to help improve your rough and damaged skin from various stress and pollution. In addition to the troubled skin care, cooling effect, moisturizing and skin-lifting improvement, thus all-in-one functional multi-care cosmetic has functional ingredients such as Arbutin and Adenosine which helps brightening your skin and removes wrinkles.”

 

16-12-04-14-18-29-851_deco

Klaim Benton : Snail Bee High Content Essence

Ingredients :

Snail Secretion Filtrate, Leaf Juice, Glycerin, Arbutin, Butylene Glycol, rh-Oligopeptide-1, Bee Venom,  Plantago Asiatica Extract, Laminaria Digitata Extract, Diospyros Kaki Leaf Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Ulmus Campestris (Elm) Extract, Bacillus Ferment, Azelaic Acid, Althaea rosea flower extract, Aloe barbadensis leaf extract, Beta-glucan, Betaine, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Adenosine, Panthenol, Allantoin, Pentylene Glycol, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Usnea Barbata (Lichen) Extract, Pulsatilla Koreana Extract, Arginine

IMG20170610130839

Komposisi Benton : Snail Bee High Content Essence

Benton Snail Bee line termasuk yang cukup populer buatku pribadi. Makanya, di saat ada banyak list essence yang mau aku coba, aku pilih Benton lebih dulu. Apalagi, Benton : Snail Bee High Content Essence ini kandungan utamanya bukan air, tapi snail secretion filtrate. Kalau kamu perhatiin komposisinya, ga ada kandungan ‘water’ di sana loh. Dan karena produk snail punya history yang cukup baik ke mukaku, here I am trying this product. Selain essence, rangkaian ini ada Benton : Snail Bee High Content Skin, Snail Bee High Content Lotion, dan Snail Bee High Content Steam Cream.

Kemasan box Benton : Snail Bee High Content Essence ini terbuat dari karton daur ulang, sepertinya sih tujuannya supaya ramah lingkungan. Jadi bukan bahan karton yang dilapis plastik kayak produk lain yaa.. Sayangnya warna dan bahan karton daur ulang ini bikin keterangan detail produk jadi kurang jelas (bisa dilihat di foto). Kemasan langsung esens-nya berupa botol dengan pump yang tertutup plastik kaca (?). Ini poin plus menurutku, karena bikin produk lebih higienis. Di botol ini ada klaim produk yang tadi gak terlihat jelas di kemasan boks, tapi dengan jenis tulisan dan warna yang lebih mudah dibaca (thanks GOD) tapi ga selengkap di boks-nya 🙂 Cara pakai, ingredients, dan warning Cuma ada di kemasan boks. Untungnya tanggal manufacture dan expiry (jaraknya 2 taun) tercantum jelas di botol. Oh ya, volume produk ini 60 mL dengan harga beli IDR 150000 – 185000.

Keterangan tanggal manufacture dan expiry ada di bagian bawah (kanan), semua keterangan di botol tertulis dalam hangeul (kiri)

 

Volume pump-nya pas menurutku, jumlah segitu bisa dipakai untuk seluruh  wajah plus leher. Buat ukuran wajahku, cukup sekali pump tanpa dipencet sampai mentok. Setengah pump lebih sedikit deh. Buat aplikasi pertama, kalian gak usah emosional pencet dalam-dalam ya, sayang kalau kelebihan. Hehe. Warna essence-nya coklat transparan, no aroma, dengan tekstur khas essence – cukup kental tapi bisa mengalir lambaaat.

IMG20170610131036

Ukuran pump Benton : Snail Bee High Content Essence

Benton : Snail Bee High Content Essence punya kecepatan menyerap yang baik. Udah gitu dia gak bikin muka oily, alias langsung menyerap like you have applied nothing. Ini poin plus buatku, karena rangkaian skincare jadi bisa langsung berlanjut tanpa harus tunggu lama-lama.

 

“improve your rough and damaged skin for various stress and polution”??

Fortunately I don’t have a rough and damaged skin. Kadang kalau lagi PMS, sering muncul satu-dua jerawat, but that’s it. I can say Benton : Snail Bee High Content Essence bikin mukaku lebih anti-jerawat. Sekarang, dalam beberapa kali PMS, belum tentu muncul jerawat. Asalkan kebersihan muka juga tetap dijaga ya. Jadi in conclusion, mungkin Benton : Snail Bee High Content Essence bisa dibilang meningkatkan barrier kulit mukaku.

“troubled skin care, cooling effect, moisturizing, … helps brightening your skin and removes wrinkles”??

Problem terparah mungkin saat kulitku kering karena tiap hari kerja dan tinggal di ruangan ber-AC, jadi di bagian pipi sempat kering dan kasar. Waktu itu, pas banget momennya dengan momen baru pakai  Benton : Snail Bee High Content Essence, dan aku bisa liat efeknya. Setelah pakai rutin selama kurang-lebih 3 – 4 minggu, bagian kasarnya hilang dan rasanya lebih moisturized. Dengan catatan, cuci muka dan rangkaian skincare lain tetap harus jalan ya.

I still have no wrinkles, fortunately, while my friends with the same age have had some. I even have no smile wrinkles yet! Tapi aku belum berani bilang kalau ini efek dari penggunaan Benton : Snail Bee High Content Essence tunggal. Mungkin akan lebih tepat kalau ini efek dari semua perawatan wajah. Apalagi aku juga pakai Elizavecca : Green Piggy Collagen Jella Pack yang klaimnya concern di skin collagen supply. Oh ya, setiap aplikasi Benton : Snail Bee High Content Essence, aku selalu pakai lebih banyak di bagian jidat, ujung mata, dan smile wrinkles, supaya proteksi kulit ke bagian rawan wrinkles tersebut jadi nambah. Ini sugesti ya 😀

By the time aku nulis review ini (approx. 6 bulan pemakaian), Benton : Snail Bee High Content Essence-ku masih belum habis. Sisanya masih setinggi 1,5 cm dari dasar botol. Note : pemakaian 4 bulan pertama Cuma di malam hari, 2 bulan terakhir rutin pagi dan malam.

Pros :

  • Affordable price and thrifty usage
  • Kemasan box yang ramah lingkungan
  • Major content-nya snail secretion filtrate, instead of water
  • Ukuran pump adjustable dan volumenya pas buat tiap aplikasinya
  • Cepat menyerap di kulit
  • Gak banyak buang waktu buat lanjut ke rangkaian skincare berikutnya
  • Bikin mukaku lembab dan halus waktu kondisi kering dan kasar
  • Memperlambat terbentuknya wrinkles (kombinasi dengan rangkaian skincare lain)
  • No parabens (dampak penggunaan paraben di kulit bisa dilihat di sini)

Cons :

  • Butuh waktu beberapa lama buat kelihatan hasilnya
  • Gak disarankan buat dipakai tunggal karena kurang maksimal efeknya (bukan artinya dipakai sama rangkaian Benton ya, maksudnya termasuk semua rangkaian skincare, whatever they are)

Re-purchase : Yes

Advertisements

Innisfree – Capsule Recipe Pack Bija & Tea Tree

img20170102092614

Innisfree Capsule Recipe Pack – Bija & Tea Tree

It’s so difficult finding wash-off masks that meets my criteria, seriously! Setelah sebelumnya aku pakai wash-off mask dari Vienna, aku pengen coba wash-off mask keluaran Korea. Karena ini pertama, jadi aku mau coba dulu capsule recipe pack dari Innisfree. Review-review yang aku baca sebelum beli ada beragam, ada yang merasa ngefek dan ada juga yang so-so. Daripada bingung, aku mutusin coba, toh harganya juga gak seberapa.

Varian yang aku pilih yaitu Bija & Tea Tree, soalnya akhir-akhir memang ada beberapa jerawat kecil yang come and go di wajahku. Tadinya aku bingung, either Bija & Tree or Jeju Volcanic, tapi review Jeju Volcanic kayaknya kurang ngefek dan aku percaya kalau buat minimizing pores, harus telaten dan gak bisa pakai masker yang seminggu sekali doang. Oh ya, there’re lots of options besides those two, such as Seaweed, Pomegranate, Rice, Aronia, Aloe & Bija, and more.

Aku beli dengan harga sekitar IDR 30000 dan pemakaiannya sekitar 5 – 6x, walaupun pemakaian pertama dan terakhirnya tipis (anggap aja 1x pemakaian deh). Hemat juga ya? Awalnya aku agak kaget aja karena dia lebih kecil dari perkiraan; diameter bagian wadahnya cuma 3-4 cm. As usual, tulisannya semua dalam hangeul jadi informasinya aku dapat dari website Innisfree dan cosdna.com yaa..

Tutup kemasannya itu ternyata dibuka ke atas, jadi kayak tutup kaleng gitu. Di dalamnya masih ada lid alumunium yang rapat banget, jadi aman deh.

1479608321118

Expiry date di bagian lid dalam

Waktu dibuka, aromanya herbal-herbal gitu. Kayaknya aroma bija ya, aku juga kurang tau karena belum pernah coba sheet mask Innisfree bija, but I’m sure this is not tea tree fragrance since I’ve used Innisfree tea tree mask sheet. Buatku pribadi, aromanya agak mengganggu, tapi itu preferensi kok, dan actually aromanya juga gak tajam. Kenampakan wash-off mask-nya sendiri warna biru toska (bukan hijau toska ya, dia lebih ke biru) dan bisa dibilang cukup padat buat ukuran wash-off mask. Kalau kalian udah ambil dan mau diaplikasikan ke wajah, mending sedikit-sedikit karena dia lumayan cepet mengering dan nantinya sayang kalau malah banyak tersisa di tangan. Oh ya, sayang banget gak ada spatula. Aku sendiri malas pakai spatula sendiri, jadi aku selalu pastiin tanganku habis dicuci bersih tiap mau colek wash-off mask dari kemasannya.

Buat kesan pemakaiannya, I must say that it’s just so-so. Efeknya ke jerawatku biasa aja, dan mukaku juga gak kerasa bersih. Just smooth, tapi itu juga temporer (banget). Aku coba juga oles tebal-tebal di bagian jerawat yang merah dan baru matang, dan setelah dibiarkan (40 menit karena ketiduran), perubahannya Cuma less red aja.

Pros :

  • Ukuran dan harganya cocok buat coba-coba
  • Cepat kering waktu diaplikasi ke wajah
  • No parabens (buat efek penggunaan paraben bisa dilihat di sini)
  • Lid-nya mencegah sisa masker mengering (aku pakai selama kurang-lebih 5 minggu dan gak mengeras, karena ada lid dan tutupnya juga rapat)

Cons :

  • No spatula
  • Gak ada efek ke jerawatku
  • Gak ada efek smooth ke wajah
  • Aroma mint-y herbalnya agak kurang enak buatku
  • Didn’t do what it claimed, though

Re-purchase : no

 

BLOG SALE!!

Halo, semua!

Iseng-iseng mau bikin blogsale, soalnya setelah lihat-lihat kayaknya ada beberapa barang-barang yang kurang bisa kami gunakan. Entah itu kado tapi kurang suka, beli kebanyakan, atau sekedar pengen jual aja..

Oh ya, jangan takut karena yang ada di blogsale ini barang baru yaa.. Karena kami sendiri gak prefer pakai produk preloved buat kulit, kami juga gak jual preloved products. Siapa yang tahu kalau pemakaian kami kurang steril, kan agak jijik juga hehehehe. Dan gak usah khawatir, soalnya harganya pasti masuk akal. Daripada disimpan gak dipakai, lebih baik dilepas ke kamu-kamu yang butuh kan? 🙂

Buat list barang dan detailnya bakal segera di-upload.. Just wait and see, dan sering-sering cek blog ini yaa!

 

Review : Secret Key Snail Repairing Gel Cream

“Cool texture for light skin care! Low stimulation skin therapy repairing gel cream”

16-12-04-14-15-08-558_deco

Kemasan jar (primer) dan dus (sekunder)

Klaim dari produk ini yaitu :

  1. Increased moisture and less oil
  2. Hydrates the skin and prevents the loss of moisture
  3. Soothes the troubled skin

Ingredients :

Water, Glycerin, Hamamelis Veirgiana (Witch Hazel) Extract, 1,2-Hexadienol, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Snail Secretion Filtrate, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Pulsatilla Koreana Extract, Usnea Barbata (Lichen) Extract, Triethanolamine, Polysorbate 80, rh-Olygopeptide-1, Sodium Hyaluronate, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Panthenol, Tocopheryl Acetate, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Beta-Glucan, Acetyl Hexapeptide-8, Disodium EDTA, Fragrance

16-12-04-14-16-15-549_deco

Ingredients tertulis lengkap di dus

lebih detail dari cosdna.com

820_new_snail_gel_cream_e_01820_new_snail_gel_cream_e_02

Sekilas Iklan Singkat dari web Secret Key

Secret Key Snail Repairing Gel Cream ini salah satu produk dari Snail line keluaran Secret Key, dan merupakan produk kedua yang aku coba. Sebelumnya aku pernah coba Snail Repairing Essence tapii Cuma share-in-jar size dan aku berencana beli fullsize-nya, that’s why aku gak tulis reviewnya. Berencana beli fullsize? Berarti efeknya bagus dong? Gimana dengan si gel cream ini? Well, let’s see…

Harga jual Snail Repairing Gel Cream ini berkisar IDR 100000, murah sih dibanding dengan cream lainnya. Dan harga yang terjangkau ini bisa kamu temuin di semua  rangkaian Snail line: Snail Repairing Essence, Snail Repairing Toner, Snail Repairing Cream, Snail Repairing BB Cream, and more. Oh ya, alasanku beli cream dari seri ini yaitu karena aku suka banget efek pemakaian Snail Repairing Essence-nya, yang bisa bikin jerawat period-ku kempes dalam waktu singkat, Selain itu, harganya terjangkau dan dia khusus mengkategorikan gel cream untuk tipe kulit berminyak (sedangkan Snail Repairing Cream untuk muka kering), jadi aku gak usah takut mukaku jadi sangat berminyak setelah memakainya.

Sekilas review…

Kemasan gel cream ini berupa jar plastik ukuran 50 gram, dengan kemasan sekunder berupa kotak dengan nuansa warna nude sama kayak jarnya. Sayang banget informasi di kemasannya minim, alias hangeul semua. Makanya sebagian besar informasi di sini sumbernya dari website Secret key  www.secretkey.co.id yaa (kecuali ingredients).  Ada tutup ulir dan di dalamnya masih ada lid supaya produk gak langsung meleber waktu tutupnya dibuka.

16-12-04-14-15-44-831_deco

Hangeul all around the box! 

1479608386768

Masih ada lid kalau tutupnya dibuka 🙂

Sayangnya gak ada spatula di kemasannya, jadi make sure tanganmu bersih ya kalau mau ada kontak dengan produk di dalam. Aku sendiri malas pakai spatula, jadi setelah cuci tangan, aku hentakin jar-nya supaya gel cream  nempel di lid, terus baru aku oles ke punggung tangan. Selain itu juga memang kemasan produk ini tanpa segel dari sananya, baik segel di kemasan kotak maupun di tutup jar. Jadi make sure kamu beli di penjual yang udah diyakini keautentikannya yaa 🙂

Aroma gel cream-nya not irritating kok, fresh gitu. Persis aroma essence-nya; mungkin rangkaian snail line ini aromanya sama. Aku malah kaget waktu ngetik ingredients dan liat ada fragrance, karena menurutku hampir gak ada baunya. Warna gel cream-nya bening, dan teksturnya gel agak lengket gitu kalau di jari.

1479608335243

Tekstur dan warna Snail Repairing Gel Cream

Oh ya, aku juga suka karena produk ini gak mengandung paraben. Lovelovelove!

 

 Full review…

Rasanya enak begitu dipakai ke muka! Dingin dan meresap dengan cepat. Favorit banget kalau aku bangun kesiangan, gak bikin aku harus nunggu lama buat pakai skincare lain. Tapi aku sendiri pakainya tipis aja, karena bisa jadi berminyak di T-zone kalau udah siang. Aku juga masih harus timpa bedak, supaya minyaknya gak cepat keluar.

Karena Snail Repairing Essence bisa dibilang ampuh ke jerawat PMS-ku, aku coba juga dengan gel cream ini. Kalau lagi ada jerawat, khusus bagian jerawatnya aku oles gel cream waktu night-skincare-routine (aku gak pakai produk ini untuk night cream). Pernah beberapa kali dia kempes terutama kalau jerawat PMS, tapi kalau dioles ke jerawat yang muncul karena aku lupa cuci muka, dia gak ampuh. Mungkin beda ya efeknya ke jerawat hormon dan jerawat karena muka kotor 😀

One more, produk ini (dan rata-rata cream Korea) gak mengandung pemutih yaa.. Jadi gak ada tuh namanya jadi bening instan setelah pakai gel cream ini. Oh ya, jar berukuran 50 gram ini mulai aku pakai dari tiga bulan lalu, dan sepertinya pemakaiannya masih bisa sampai 1 – 2 bulan kedepan. Hemat! Dengan catatan, aku cuma pakai di pagi hari aja.

Sayangnya, so far aku gak merasa ada efek dahsyat sih.. Dari web Secret Key, aku lihat gel cream ini diperuntukkan buat…

  1. Menenangkan kulit sensitif
  2. Pemilik pori-pori besar dan kulit kendur
  3. Pemilik kulit kering dan kasar
  4. Pemilik kulit kusam dan gelap
  5. Yang tidak suka tekstur lengket atau berminyak

Kulitku bukan tipe sensitif dan kendur. Kalau buat pori, rasanya memang agak mengecilkan, tapi poriku juga gak besar banget sampai clearly visible gitu. Yang paling aku suka memang efek teksturnya, tapi ya just it. Pernah ada masa-masa di mana kulit pipiku kering banget karena sering kecapean dan gak rutin urus muka, pemakaian gel cream ini kurang berefek ke repairing. Sampe akhirnya aku beli skincare tambahan : Benton Snail Bee High Content Essence yang cukup hits.

Overall, aku suka sih pemakaiannya, tapi sepertinya gak bikin aku langsung beli jar kedua begitu habis. Aku lebih tertarik berkelana dulu dengan berbagai pelembab, baru nanti balik lagi beli ini. Tapi aku yakin aku akan beli lagi, paling gak buat pelembab di pagi hari karena dia cocok buat digunakan sebagai morning routines. However, kalau kamu cari produk dengan tujuan repairing your skin, mending beli essence-nya aja.

Pros :

  • Harganya sangat ekonomis, apalagi buat pemakaiannya yang lama dan hemat
  • No parabens!
  • Aromanya gak mengganggu
  • Teksturnya mudah menyerap
  • Cocok buat kulit sensitif (aku cobain ke pacarku yang berkulit sensitif dan kombinasi)
  • Bisa bikin jerawat PMS kempes
  • Pori-poriku terlihat lebih kecil setelah pemakaian cukup lama
  • Ada efek dingin ke kulit
  • Hemat waktu! Cocok buat dipakai pagi hari
  • Gak bikin kulit cepat berminyak

Cons :

  • Kurang dahsyat efeknya ke kulitku 😀
  • Butuh waktu untuk keliatan efeknya
  • Gak ngefek ke jerawat non-PMS
  • gak bisa repair kulitku waktu masa-masa kering dan kusam
  • Gak ada spatula

Re-purchase : yes, someday 🙂