SECRET KEY Starting Treatment Essence (Rose Edition)

IMG_20181025_141512

“Essence that maintains moisturizing effect to your skin and revitalizing skin rhythm”

Ingredients :

Galactomyces Ferment Filtrate, Dipropylene Glycol, Niacinamide, Glycerin, Citrus Grandis (Grapefruit) Seed Extract, Acorus Gramineus Root/Stem Extract, Perilla Ocymoides Leaf Extract, Rose Centifolia Flower Water, Adenosine

IMG_20181025_141801

Volume : 150 mL

Siapa sih yang gak familiar dengan produk SECRET KEY – Starting Treatment Essence? Produk ini sempat booming banget, pertama karena diproduksi sebagai versi ramah kantong dari SK-II Facial Treatment Essence, dan kedua karena ternyata efeknya bagus banget buat sebuah dupe. Setelah selama ini punya kecenderungan menghindari produk mainstream, akhirnya aku penasaran juga (dan ditambah lagi coba SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose punya adikku dulu) buat beli full-size. Noted : aku coba Rose edition yaa, bukan original edition.

Now, let’s jump to the dechipering. Alasan aku pilih Rose edition adalah karena perbedaan harga yang gak jauh antara Rose edition dan original edition, padahal klaim utamanya lumayan siginifikan. Keduanya mengklaim free-paraben, non-mineral oil, no benzophenone, non-alcoholic, dye-free, fragrance-free, non-phenoxyethanol, tapi kelebihan Rose edition adalah sulfate-free, triethanolamine-free, dan animal oil-free. Selain itu, Rose edition juga mengandung 94% galactomyces, lebih banyak 4% dari original edition. Buat perbedaan klaimnya bisa dicek di review Google yang pastinya udah banyak banget. Intinya adalah, aku mau menjelaskan alasan pemilhanku secara singkat aja yaa, karena fokusku adalah di bagian review penggunaannya.

IMG_20181025_140527

SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose punya kemasan botol kaca bening bervolume 150 mL, dengan ilustrasi bunga mawar di bagian depannya. Lubang keluarnya produk berukuran cukup besar yang ditutup dengan sumbat, buat memastikan kehigienisan produk sebelum dibuka. Sayangnya, menurut pengalaman pribadi, sumbatnya agak sulit buat dibuka-tutup dan aku sendiri butuh alat bantu buat mencungkil sumbat itu. Selain itu, ukuran lubang keluar produk ini cukup besar, tapi sesuai-ngga-nya dipengaruhi banget oleh cara aplikasi produk yang kamu pilih. For example, ada yang apply produk dengan cara dituang ke telapak tangan atau ke kapas, sedangkan aku pilih untuk pindahkan produk ke botol spray yang berukuran lebih kecil dan diaplikasikan dengan cara semprot ke wajah. Untuk yang terbiasa tuang produk, mungkin ukuran lubang agak terlalu besar karena bisa tertuang terlalu banyak, tapi untuk yang terbiasa memindahkan ke botol lain seperti aku, mungkin rasanya agak kurang besar 🙂

Walaupun namanya ada kata ‘essence’, bukan berarti produk ini sama kayak essence kental dengan kandungan konsentrat nutritious ingredients seperti essence pada produk-produk lain (baca juga Benton Snail Bee High Content Essence), tapi lebih seperti toner yang dipakai di awal skincare routine. Makanya, tekstur dan warna SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose lebih seperti air; transparan, encer, dan tidak beraroma.

That’s why, aplikasi SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose ini singkat dan praktis banget. Cukup disemprot ke bagian wajah dan leher, and it’s absorbed in no time. Aku pribadi sering pakai juga buat face mist, maksudnya gak Cuma dipakai kalau habis cuci muka aja. You know what, walaupun kenampakannya seperti air, ternyata efeknya beda banget! These are the differences I could feel :

1. Mukaku jadi gak pernah jerawatan

Well, kalau buat efek yang ini, aku jamin perbedaannya kerasa banget di kulitku. I tend to have hormonal pimples setiap bulan walaupun memang Cuma 1 – 3 buah, tapi setelah pakai SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose, gak ada lagi yang namanya jerawat hormonal. Selain itu, karena tuntutan aktivitas, aku beberapa kali tidur malem kebablasan alias gak cuci muka dan pakai skincare sebelum tidur (plis jangan ditiru :)). Sebelum rutin pakai SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose, kalau 2 hari kelewat pasti langsung ada jerawat karena kotor. Sekarang? Ups sorry, no more. Bahkan aku pernah 3 hari kelewat cuci muka dan pakai skincare malam, mukaku masih fine-fine aja. In short, SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose (particulary, the high content of Galactomyces Ferment Filtrate) bisa dibilang memperbaiki ketahan kulit  dan memberi nutrisi dari dalam.

2. Kulit wajah lebih lembab dan smooth

Kalau ini, baru terasa setelah SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose habis dan belum sempat beli botol keduanya. Padahal skincare lainnya sama dan gak ada yang berubah, tapi terasa banget kulitku lebih kering di bagian pipi dan lebih kasar juga setelah berhenti pakai sekitar 2 minggu. Padahal waktu baru pakai, aku gak merasa kalau SECRET KEY – Starting Treatment Essence Rose bikin lembab, tapi setelah berhenti baru terasa bedanya. Mungkin karena pemakaian satu botol bisa buat sekitar 7 bulan (buatku), jadi efeknya yang perlahan-lahan melembabkan gak terlalu ter-notice olehku.

3. Tampilan kulit wajah jadi lebih cerah

Nah, kalau ini bukan aku yang menyadari bedanya. Aku sendiri punya prinsip bahwa, there’s no single product yang bisa memutihkan wajah. Makanya kalau ada skincare yang mengklaim whitening atau brightening, aku gak consider claim itu sebagai bahan pertimbangan buat beli. Kenapa? Karena yang namanya warna kulit itu kan pigmen dan gen ya, kalau dengan skincare bisa jadi seputih eonni-eonni Korea kok kayaknya malah jadi seram ya.. Mungkin bisa memutihkan kalau kamu pakai skincare rutin tiap hari plus gak keluar-keluar rumah kali ya menurutku.

Tapi beberapa orang memang bilang kulitku jadi lebih cerah (note, cerah ya bukan putih). Kalau cerah, bisa juga berarti kulitmu tampak lebih sehat dan ternutrisi, jadi gak dull dan kusam. Buat efek ini, memang harus orang lain yang lihat karena kita pasti gak nyadar wong tiap hari ngaca 🙂

Well, that’s all. Aku pribadi recommend produk ini, tapi seperti yang tadi aku bilang, jangan mengharapkan efek instan ya.. At least buat nutrisi udah pasti sih, secara bahan utamanya aja Galactomyces Ferment Filtrate instead of water. Kalau buat melembabkan, karena teksturnya seperti air pastinya rasanya lebih ringan ya disbanding serum dan efeknya juga kelihatannya bakal butuh lebih lama, tapi bakal terasa kok bedanya kalau rutin dipakai. Yuk, monggo dicoba!

 

Pros :

  • Harga ekonomis
  • Kandungan utamanya GFF instead of water
  • No paraben
  • Efeknya terasa di menutrisi, melembabkan, menghaluskan, dan mencerahkan
  • Gak mengandung bahan berbahaya (cosdna analysis)
  • Gak berwarna dan berbau
  • Pemakaian hemat

Cons :

  • Sumbatnya keras banget
  • Ukuran lubang terlalu besar buat dituang langsung
  • Kemasannya gak handy dan berat
  • As per now (Oktober 2018), susah banget cari produk ini Karena katanya di Korea sendiri lagi run out of stock. Oh please jangan sampai discontinued L

Re-purchase : definitely yes

Advertisements

Review : Secret Key Starting Treatment Cream

Ingredients :

Water, Glycerin, Squalane, Cyclopentasiloxane, Dimethicone, Niacinamide, Glyceryl Stearate, Hydroxyethyl Urea, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Macadamia Ternifolia Seed Oil, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Argania Spinosa Kernel Oil, Astrocaryum Murumuru Seed Butter, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Galactomyces Ferment Filtrate, Betaine, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Cetyl Ethylhexanoate, Butylene Glycol, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Hamamelis Virginiana (Witch Hazel) Leaf Extract, Acorus Gramineus Root/Stem Extract, Oryza Sative (Rice) Bran Extract, Citrus Grandis (Grapefruit) Seed Extract, Portulaca Oleracea Extract, Panax Ginseng Root Extract, Acanthopanax Senticosus (Eleuthero) Root Extract, Sucrose Stearate, Stearyl Alcohol, Cetearyl Olivate, Sorbitan Olivate, Cetyl Alcohol, Myristyl Alcohol,  Stearic Acid, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Triethanolamine, C12-14 Pareth-7, PEG-100 Stearate, rh-oligopeptide-1, Ceramide 3, Hydrogenated Lecithin, Octyldodecanol, Adenosine, 1,2-Hexadienol, Caprylyl Glycol, Disodium EDTA, Fragrance

IMG20170610132730

Ingredients list ada di bagian dalam box

Secret Key : Starting Treatment Cream ini masih satu line sama Secret Key : Starting Treatment Essence yang populer banget (dan sering banget dibandingin sama Missha : First Treatment Essence dan SK II). Anehnya aku lebih tertarik coba cream-nya daripada essence-nya *anti-mainstream*. HAHA

Oh ya, sebelum beli produk ini, aku sempat pertimbangin cukup lama karena bingung. Bingung, soalnya review buat produk ini jarang banget, alias Cuma 1 – 2 buah kayaknya waktu itu. Hampir gak ada bayangan tentang tekstur, efek, ingredients, pokonya aku agak gambling waktu beli karena takut terlalu berat buat morning skincare. Jadi, gimana kira-kira hasil gambling ini? Check my review below!

Harga belinya itu sekitar IDR 145000, cukup murah sih menurutku dibanding brand lain. Beratnya 50 gram, dan berdasarkan pengalamanku dengan Secret Key : Snail Repairing Gel Cream (baca review-nya di sini), jumlah segitu bisa dipakai sampai 4 – 5 bulan dengan pemakaian Cuma di pagi hari. Ekonomis ya? Itu juga yang bikin aku bingung, kenapa produk Secret Key bisa ekonomis dengan efek yang (sangat) lumayan.

Kemasannya bentuk jar kaca dan dimasukkan ke kotak box seperti produk skincare pada umumnya. Kotaknya memuat cukup banyak informasi, ada detail produk, berat, ingredients, dan cara pakai. Sayangnya semua bahasa Korea, kecuali ingredients aja yang ada english version di bagian dalam box-nya. Kemasan jar-nya cukup berat menurutku, tapi ini bukan jenis kaca yang gampang pecah kalau jatuh. Not sure ini bahan apa, lebih jelasnya bisa dilihat di foto. Mungkin ada yang bisa bantu tell me ini kaca apa?

Sama seperti Secret Key : Snail Repairing Gel Cream, di dalamnya masih ada lid yang mengantisipasi tumpah atau kontak langsung dengan tutupnya. Dan, masih sama juga : no spatula. Cara aplikasiinnya juga jadi sama, aku hentak-hentak dengan posisi terbalik sampai nempel di lid, terus baru dioles ke punggung tanganku secukupnya.

 

Cream ini kenampakannya warna putih, dengan tekstur yang kelihatan cukup berat. Makanya saat pertama kali coba, aku aplikasiin tipis-tipis ke muka karena takut jadi over-oily. Tapi you know what, ternyata dia lumayan cepat meresap di kulit. Kalau dibandingin dengan Snail Repairing Gel Cream yang notabene adalah gel, waktu serapnya agak lebih lambat dikit. Cuma beda kesan setelah penyerapannya; kalau gel cream udah menyerap sempurna, kulit muka kayak gak pakai apa-apa, tapi kalau cream ini rasanya ada thin layer di kulit muka. Dalam artian positif ya, jadi lebih moist dan keliatan dewy.

Tapi, buat rangkaian lengkap, aku belum berani kalau pakai produk ini sendiri, karena dari tipenya mungkin bisa bikin kulitku berminyak setelah 3 – 4 jam kalau dipakai single. Jadi aku selalu sebisa mungkin kombinasiin dengan produk yang ngunci minyak, untuk saat ini essence dari Benton (baca di sini buat review Benton : Snail Bee High Content Essence) dan/atau sunblock dari Etude House (baca di sini buat review Etude House : Sunprise Natural Corrector). Dengan kombinasi kayak gitu plus bedak, biasanya seharian aku gak kelihatan kumal berminyak dan tetap cantik *slap*.

Efek pemakaian? Aku bisa bilang kalau kulitku udah mulai terlihat berbeda. Sebelumnya, akhir-akhir kulitku cukup kering di bagian pipi karena mulai banyak aktivitas yang bikin berkeringat, jadi rasanya kasar dan kalau diperhatiin tampak kulit pipi agak putih-putih kayak cracking (ngelupas mild banget). Sekarang, rasanya moist dan udah balik lagi ke kulit pipi yang halus kayak beberapa waktu lalu. Oh ya, pori-pori di pipi juga tampak mengecil, tapi ini menurutku result dari combination usage sama Benton : Snail Bee High Content Essence.

Oh ya, kulitku sempet break out waktu awal pakai produk ini, kurang-lebih Cuma dua hari. Selama dua hari ini muncul jerawat sekitar 3 – 5 buah padahal rutinitas skincare-ku normal dan aku gak makan aneh-aneh ataupun PMS. Tapi saat aku mulai waswas, jerawat-jerawat ini hilang sendiri kok.

Anw, keliatannya so far so good dan aku mau llihat gimana efek maksimalnya ke kulitku. Last, semoga review ini membantu yaaa, secara minim banget review buat produk ini.

Pros :

  • No parabens! (efek negatif kandungan paraben di produk skincare bisa dilihat di sinisini)
  • Hemat dan ekonomis
  • Meresap cepat di kulit
  • Teksturnya gak berat dan gak bikin oily (combi usage)
  • Pakainya cukup tipis aja, jadi hemat (juga supaya gak berminyak)
  • Kenampakan ke kulit jadi terlihat lebih dewy dan sehat
  • Kulit mukaku jadi lebih moist dan halus
  • (sepertinya) bikin pori-pori mengecil

Cons :

  • Packaging-nya agak berat dan repot kalau dibawa-bawa
  • Infonya minim
  • No spatula
  • Sempat bikin aku break out
  • Bisa bikin kulit muka oily kalau aplikasinya terlalu banyak

Re-purchase : maybe, someday

Review : Secret Key Lemon Sparkling Peeling Gel

“It helps remove waste matter from pore and exfoliate dead skin cell due to containing of refreshing lemon water and rich carbonated water, so your skin will become bright and healthy”

IMG20170610130214

Klaim Secret Key : Lemon Sparkling Peeling Gel

Ingredients :

purified water, cetrimonium chloride, propylene glycol, zanthoxylum piperitum fruit extract, pasqueflower extract, usnea extract, carbomer, polysorbate 80, lemon water, lemon extract, sparkling water, green tea water, hollyhock extract,  aloe vera leaf extract, witch hazel extract, centella extract, hydrolized collagen, sodium hyaluronate, rice extract, brown algae extract, broccolie extract, portulaca extract, camomile extract, 1,2-hexandiol, disodium EDTA, perfume

(source : http://www.secretkeyen.com/)

Cara Pakai :

  1. After facial wash, dry your skin with towel
  2. Get a adequate amount and apply in onto your face, except eye area and mouth. Gently massage into damp facial areas and wash it out with warm water

(source : http://www.secretkeyen.com/)

IMG20170610130239

Ingredients dan Cara Pakai, semuanya dalam hangeul

Pernah gak sih kalian coba peeling gel? Buatku, pengalaman pakai peeling gel ini amazing banget, karena memang aku amazed dengan cara kerjanya. Dan buat yang belum pernah coba peeling gel, sebaiknya kalian coba minimal sekali seumur hidup. Hehehe.

Alasan utamaku beli Secret Key : Lemon Sparkling Peeling Gel ini karena aku penasaran sama cara pakainya. Katanya, dia diusap di kulit muka dan digosok-gosok, sampai mengering dan berbentuk uliran kecil-kecil kayak daki (?). Uliran ini diklaim sebagai sel kulit mati yang terangkat oleh peeling gel. Hmm, daripada efek pemakaiannya, aku jauh lebih tertarik sama cara kerjanya!

Harga beli Secret Key : Lemon Sparkling Peeling Gel sekitar IDR 100000 dengan ukuran 120 mL. Bentuk kemasannya tube dengan flip-top di bagian bawah, mirip kemasan facial foam. Di bagian depannya ada gambar  dan tulisan buah lemon, buat menekankan kalau kandungan utamanya adalah lemon. Oh ya, produk ini dulu namanya Secret Key : Lemon D-toc Peeling Gel, tapi sekarang ganti nama. Waktu pembelian, pastikan dia dibungkus plastik luar ya, juga alumunium foil buat nutup bagian lubang dalamnya.

Sayangnya, bahasa Inggris di kemasannya Cuma ditemukan di bagian depan : nama produk dan klaim produk. Sisanya di bagian belakang kemasan agak sulit buat diartikan, antara lain cara pakai, ingredients, dan entah apa lagi yang aku gak mengerti sama sekali. Tanggal expired bisa ditemukan di-emboss di bagian belakang atas tube.

IMG20170610130226

Yakkk, akhirnya dia sampai ke tanganku setelah lama timbang-timbang buat beli. Cara pakainya, aku keluarkan produknya ke punggung tangan kiri, baru kemudian diratakan di muka pakai jari-jari kanan. Bentuk awalnya begitu dikeluarkan itu kayak gel cair warna putih keruh, dan begitu dioles di muka langsung mengering dan jadi ulir-ulir kecil. Bahkan kalau lelet-lelet, Secret Key : Lemon Sparkling Peeling Gel yang ‘transit’ di punggung tangan kiriku juga ikut mengering. Makin tipis dan sedikit jumlahnya, makin cepat dia kering. Jadi biasanya aku totol-totol di beberapa bagian muka, baru diratakan. Kalau langsung diratakan tiap bagian, dia akan langsung berubah bentuk jadi sel kulit mati.

Setelah semua bagian mukaku dibersihkan pakai Secret Key : Lemon Sparkling Peeling Gel, aku bilas air supaya sisanya bersih. Dan rasanya memang jadi halus, siap buat dilanjutkan ke rangkaian skincare berikutnya. Satu lagi poin plusnya, dia memang bikin kulit kerasa bersih, tapi tanpa terasa kering dan ketarik.

Produk ini juga mengklaim bikin  kulit ‘bright and healthy’ sebagai hasil akhir dari ‘mengangkat sel kulit mati’. Buatku pribadi, hasil ini baru terasa kalau habis pakai produknya aja, alias belum keliatan hasil jangka panjangnya. Tapi sejauh ini hasilnya positif kok, dan aku merasa mukaku memang lebih bersih sampai ke dalam pori tiap habis pake produk ini.

Produk ini juga pernah aku suruh pacarku pakai, karena kulitnya agak sensitif dan rasanya Secret Key : Lemon Sparkling Peeling Gel ini gak bikin kering. Hasilnya? Dia terkesan dan akhirnya ikut beli juga, karena kerasa bedanya setelah pemakaian. Oh ya, pacarku bukan orang yang perhatian sama kondisi kulit muka, dan perawatan yang dia lakukan Cuma sebatas cuci muka aja. Ajaibnya, sel kulit mati yang keluarnya banyak banget, dibandingkan denganku yang rutin pakai peeling gel setiap minggu. Jadi kesimpulannya, kemungkinan besar Secret Key : Lemon Sparkling Peeling Gel memang benar-benar mengangkat sel kulit mati.

Kedua, aku juga pakaikan ke papaku. Papaku tipe orang yang jarang cuci muka pakai sabun, padahal sering berkendara di jalan. Waktu pakai peeling gel ini (setelah cuci muka pakai facial foam-ku A’pieu : Deep Clean Foam Cleanser), bulir-bulir yang keluar banyak banget, dan warnanya hitam-hitam. Keliatannya sih itu kumpulan debu dan kotoran 😀

Pros :

  • Affordable price!
  • No-parabens (efek pemakaian paraben bisa dilihat di sini)
  • Cara pemakaiannya unik dan praktis, bikin semangat buat peeling tiap minggu
  • Bikin kulit muka halus dan bersih setelah pemakaian
  • Gak bikin kulit muka kering
  • Bisa mengangkat sel kulit mati
  • Bisa membersihkan debu dan kotoran di kulit

Cons :

  • Sejauh ini, klaim bright dan healthy baru terlihat kalau habis pemakaian aja

Re-purchase : yes!

Review : Secret Key Snail Repairing Gel Cream

“Cool texture for light skin care! Low stimulation skin therapy repairing gel cream”

16-12-04-14-15-08-558_deco

Kemasan jar (primer) dan dus (sekunder)

Klaim dari produk ini yaitu :

  1. Increased moisture and less oil
  2. Hydrates the skin and prevents the loss of moisture
  3. Soothes the troubled skin

Ingredients :

Water, Glycerin, Hamamelis Veirgiana (Witch Hazel) Extract, 1,2-Hexadienol, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Snail Secretion Filtrate, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Pulsatilla Koreana Extract, Usnea Barbata (Lichen) Extract, Triethanolamine, Polysorbate 80, rh-Olygopeptide-1, Sodium Hyaluronate, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Panthenol, Tocopheryl Acetate, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Beta-Glucan, Acetyl Hexapeptide-8, Disodium EDTA, Fragrance

16-12-04-14-16-15-549_deco

Ingredients tertulis lengkap di dus

lebih detail dari cosdna.com

820_new_snail_gel_cream_e_01820_new_snail_gel_cream_e_02

Sekilas Iklan Singkat dari web Secret Key

Secret Key Snail Repairing Gel Cream ini salah satu produk dari Snail line keluaran Secret Key, dan merupakan produk kedua yang aku coba. Sebelumnya aku pernah coba Snail Repairing Essence tapii Cuma share-in-jar size dan aku berencana beli fullsize-nya, that’s why aku gak tulis reviewnya. Berencana beli fullsize? Berarti efeknya bagus dong? Gimana dengan si gel cream ini? Well, let’s see…

Harga jual Snail Repairing Gel Cream ini berkisar IDR 100000, murah sih dibanding dengan cream lainnya. Dan harga yang terjangkau ini bisa kamu temuin di semua  rangkaian Snail line: Snail Repairing Essence, Snail Repairing Toner, Snail Repairing Cream, Snail Repairing BB Cream, and more. Oh ya, alasanku beli cream dari seri ini yaitu karena aku suka banget efek pemakaian Snail Repairing Essence-nya, yang bisa bikin jerawat period-ku kempes dalam waktu singkat, Selain itu, harganya terjangkau dan dia khusus mengkategorikan gel cream untuk tipe kulit berminyak (sedangkan Snail Repairing Cream untuk muka kering), jadi aku gak usah takut mukaku jadi sangat berminyak setelah memakainya.

Sekilas review…

Kemasan gel cream ini berupa jar plastik ukuran 50 gram, dengan kemasan sekunder berupa kotak dengan nuansa warna nude sama kayak jarnya. Sayang banget informasi di kemasannya minim, alias hangeul semua. Makanya sebagian besar informasi di sini sumbernya dari website Secret key  www.secretkey.co.id yaa (kecuali ingredients).  Ada tutup ulir dan di dalamnya masih ada lid supaya produk gak langsung meleber waktu tutupnya dibuka.

16-12-04-14-15-44-831_deco

Hangeul all around the box! 

1479608386768

Masih ada lid kalau tutupnya dibuka 🙂

Sayangnya gak ada spatula di kemasannya, jadi make sure tanganmu bersih ya kalau mau ada kontak dengan produk di dalam. Aku sendiri malas pakai spatula, jadi setelah cuci tangan, aku hentakin jar-nya supaya gel cream  nempel di lid, terus baru aku oles ke punggung tangan. Selain itu juga memang kemasan produk ini tanpa segel dari sananya, baik segel di kemasan kotak maupun di tutup jar. Jadi make sure kamu beli di penjual yang udah diyakini keautentikannya yaa 🙂

Aroma gel cream-nya not irritating kok, fresh gitu. Persis aroma essence-nya; mungkin rangkaian snail line ini aromanya sama. Aku malah kaget waktu ngetik ingredients dan liat ada fragrance, karena menurutku hampir gak ada baunya. Warna gel cream-nya bening, dan teksturnya gel agak lengket gitu kalau di jari.

1479608335243

Tekstur dan warna Snail Repairing Gel Cream

Oh ya, aku juga suka karena produk ini gak mengandung paraben. Lovelovelove!

 

 Full review…

Rasanya enak begitu dipakai ke muka! Dingin dan meresap dengan cepat. Favorit banget kalau aku bangun kesiangan, gak bikin aku harus nunggu lama buat pakai skincare lain. Tapi aku sendiri pakainya tipis aja, karena bisa jadi berminyak di T-zone kalau udah siang. Aku juga masih harus timpa bedak, supaya minyaknya gak cepat keluar.

Karena Snail Repairing Essence bisa dibilang ampuh ke jerawat PMS-ku, aku coba juga dengan gel cream ini. Kalau lagi ada jerawat, khusus bagian jerawatnya aku oles gel cream waktu night-skincare-routine (aku gak pakai produk ini untuk night cream). Pernah beberapa kali dia kempes terutama kalau jerawat PMS, tapi kalau dioles ke jerawat yang muncul karena aku lupa cuci muka, dia gak ampuh. Mungkin beda ya efeknya ke jerawat hormon dan jerawat karena muka kotor 😀

One more, produk ini (dan rata-rata cream Korea) gak mengandung pemutih yaa.. Jadi gak ada tuh namanya jadi bening instan setelah pakai gel cream ini. Oh ya, jar berukuran 50 gram ini mulai aku pakai dari tiga bulan lalu, dan sepertinya pemakaiannya masih bisa sampai 1 – 2 bulan kedepan. Hemat! Dengan catatan, aku cuma pakai di pagi hari aja.

Sayangnya, so far aku gak merasa ada efek dahsyat sih.. Dari web Secret Key, aku lihat gel cream ini diperuntukkan buat…

  1. Menenangkan kulit sensitif
  2. Pemilik pori-pori besar dan kulit kendur
  3. Pemilik kulit kering dan kasar
  4. Pemilik kulit kusam dan gelap
  5. Yang tidak suka tekstur lengket atau berminyak

Kulitku bukan tipe sensitif dan kendur. Kalau buat pori, rasanya memang agak mengecilkan, tapi poriku juga gak besar banget sampai clearly visible gitu. Yang paling aku suka memang efek teksturnya, tapi ya just it. Pernah ada masa-masa di mana kulit pipiku kering banget karena sering kecapean dan gak rutin urus muka, pemakaian gel cream ini kurang berefek ke repairing. Sampe akhirnya aku beli skincare tambahan : Benton Snail Bee High Content Essence yang cukup hits.

Overall, aku suka sih pemakaiannya, tapi sepertinya gak bikin aku langsung beli jar kedua begitu habis. Aku lebih tertarik berkelana dulu dengan berbagai pelembab, baru nanti balik lagi beli ini. Tapi aku yakin aku akan beli lagi, paling gak buat pelembab di pagi hari karena dia cocok buat digunakan sebagai morning routines. However, kalau kamu cari produk dengan tujuan repairing your skin, mending beli essence-nya aja.

Pros :

  • Harganya sangat ekonomis, apalagi buat pemakaiannya yang lama dan hemat
  • No parabens!
  • Aromanya gak mengganggu
  • Teksturnya mudah menyerap
  • Cocok buat kulit sensitif (aku cobain ke pacarku yang berkulit sensitif dan kombinasi)
  • Bisa bikin jerawat PMS kempes
  • Pori-poriku terlihat lebih kecil setelah pemakaian cukup lama
  • Ada efek dingin ke kulit
  • Hemat waktu! Cocok buat dipakai pagi hari
  • Gak bikin kulit cepat berminyak

Cons :

  • Kurang dahsyat efeknya ke kulitku 😀
  • Butuh waktu untuk keliatan efeknya
  • Gak ngefek ke jerawat non-PMS
  • gak bisa repair kulitku waktu masa-masa kering dan kusam
  • Gak ada spatula

Re-purchase : yes, someday 🙂