ETUDE HOUSE Any Cushion Color Corrector SPF34 PA++ (Lavender)

IMG_20180408_224949

Etude House : Any Cushion Color Corrector lavender

“The color correcting cushion makes skin tone & texture look clean with the finely designed color”

Komposisi :

Water, Sea Water, Cyclopentasiloxane, Ethylhexyl, Methoxycinnamate, Propadienol, Dimethicone, Cyclohexasiloxane, Butylene Glycol, Dicaprylate/Dicaprate, Peg-10 Dimethicone, Titanium Dioxide (Cl 77891), Tricaprylin, Niacinamide, Lauryl Peg-8 Dimethicone, Zinc Oxide, Trisiloxane, Titanium Dioxide, Disteardimonium Hectorite, Trimethylsiloxysilicate,Ultramarines (Cl77007), Disodium EDTA, Prunus Mume Fruit Extract, Sodium Chloride, Strearic Acid, Adenosine, Acrylates/Ethylhexylacrylate/Dimethicone Methacrylate Copolymer, Aluminum Hydroxide, Ethylhexylglycerin, Nelumbo Nucifera Flower Extract, Triethoxycaprylylsilane, Polymethyl Methacrylate, Phenoxyethanol, Mica (Cl 77019), Fragrance

Cara Pakai :

  1. Use only as directed
  2. Avoid storing in high and low temperatures and areas exposed to direct sunlight
  3. Cease use if problems arise

Cara Mengganti Refill :

  1. Open the container and slightly fold back the cap of the refill
  2. The refill container and case are detached from each other
  3. Used refill is removed Insert the new refill to the container

 

Well, akhirnya tiba saatnya buatku di mana bedak aja gak cukup untuk meng-cover wajahku dalam beraktivitas sepanjang hari, apalagi karena sekarang umurku sudah 20-an tahun. Sebenarnya mungkin lebih tepat dikatakan : sudah saatnya di mana aku butuh menggunakan lebih banyak make-up dalam aktivitas sehari-hari. Sejujurnya, aku bukan tipe orang yang suka menggunakan make-up di luar alis, bibir, dan bedak, namun apa daya kalau umur sudah semakin bertambah 😦

Saat pertama kali mencoba ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender, aku cuma rela beli refill saja tanpa wadahnya. Kenapa? Karena, aku sempat berpikir bahwa refill ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector  akan bisa diisikan ke wadah cushion-ku sebelumya, Chica Y Chico Matt Fix Cushion. Sayangnya ternyata ukuran kedua cushion tersebut berbeda. Faktor lainnya yaitu, dikarenakan pengalamanku dengan cushion sebelumnya (Chica Y Chico Matt Fix Cushion) agak kurang menyenangkan, dan bisa dikatakan salah satu penyebabnya yaitu range shade CHICA Y CHICO cushion. ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector sendiri punya empat opsi shade : illuminate, mint, pink, dan lavender. Pilihanku jatuh ke lavender, karena klaimnya adalah untuk memperbaiki kulit shade kuning yang dull. Mirip-mirip dengan spesifikasi wajahku deh, tipe kulit kuning Asia. Hehehe. Hasilnya? Senang banget karena produk ini cocok di kulitku, dalam konteks shade warna dan gak memicu reaksi apapun di kulitku, sampai akhirnya aku memutuskan beli lengkap dengan wadahnya.

Kemasan ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender berupa wadah cushion bulat as usual, dengan bahan melamin warna lavender. Di dalam kotak (kemasan sekunder) juga disisipkan sponge khas Etude House warna biru-putih yang juga bisa dibeli terpisah di berbagai online shop. Tampilannya seperti wadah cushion secara umum : bagian atas dilengkapi dengan cermin, lid untuk membatasi sponge dan cushion-nya, juga ada pengunci di bagian luar wadah. Box yang tadi disebut sebagai kemasan sekunder memuat semua informasi tentang produk ini. Satu hal yang paling aku suka dari produk Etude House adalah informasinya yang tertulis lengkap di kemasan, dalam bahasa Inggris. Mungkin karena produk Etude House sudah popular dan didistribusikan ke banyak Negara, jadi informasinya pun harus lebih mengedukasi pengguna.

IMG_20180408_225525

Bagian lock container

Warna cushion ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender ini persis seperti namanya : lavender. Ternyata shade lainnya pun punya warna berbeda-beda tergantung namanya. Tapi gak usah khawatir, warna lavender ini langsung merata begitu diaplikasikan sehingga menyerupai tone kulit, tapi dengan warna yang lebih bright jadi kesannya kulit muka lebih cerah.

IMG_20180408_225433

Warna shade lavender

Singkat kata, aku bisa bilang kalau aku suka efek penggunaan ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender. Cushion yang diaplikasikan membuat mukaku terlihat lebih cerah, dan otomatis lebih sehat tanpa bikin terlihat over putih kayak bedak mbak-mbak alay. Selain itu, tekstur ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender rasanya pas dan mudah merata di wajah. Proses aplikasi dan perataannya singkat banget sampai warna produk menyatu sempurna.

 

Tapi jangan mengharapkan kekuatan coverage yang sempurna yaa, secara ini kan produk Etude House yang brand-nya memang dikenal middle-low dan harganya ekonomis. Buat pemakaian sehari-hari sih menurutku pas dan bisa cover oil di muka sampai sore. Produk ini bisa diandalkan juga buat menutupi warna muka yang kurang rata, tapi untuk menutupi jerawat not recommended ya.

Komposisi bahan ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender kelihatannya gak mengandung bahan berbahaya, tapi perlu aku ingatkan kalau kulitku bukan tipe sensitif. Kalau berdasarkan analisa cosdna.com, ada beberapa bahan dengan tingkat safety rendah antara lain preservative dan sunscreen tapi sedikit banget jumlahnya.

Oh ya, produk ini bisa dipakai sekitar 3 – 4 bulan sebelum harus beli lagi refill-nya. Fyi, aku pakai produk ini setiap pagi untuk bagian muka dan leher depan. Perlu diingat kalau penting banget menutup wadah cushion dengan rapat setiap habis digunakan, karena kontak dengan udara bisa bikin cepat kering dan jadi harus beli refill-nya lebih cepat (berdasarkan pengalamanku pribadi).

 

Pros :

  • harga ekonomis dengan pemakaian produk yang hemat dan cukup lama
  • coverage oke buat daily usage
  • informasi produk tertulis lengkap dalam bahasa Inggris
  • pilihan shade banyak
  • gak mengandung paraben (dampak buruk penggunaan paraben bisa dibaca di sini)

Cons :

  • mild coverage 

Re-purchase :

yes, always.

 

 

P. S :

I wrote this review in English too, so enjoy reading the English version below.

I’ve come to the age when powder is just not enough to cover my face. Well, a little bit too late honestly, since I’m in my 20s now. Maybe I should put the sentence better : I’ve come to the age when I finally ready to put more make-up products on my face. Frankly, I don’t like putting so much things because I’m gonna feel fake and counterfeit everytime I clean my face at the end of the day. Turns out I have no power against age 😦

First time I tried using ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender was only the refill version. My previous cushion was CHICA Y CHICO : Matt Fix Cushion, and I thought that my Etude House cushion refill would fill the CHICA Y CHICO container. Sadly, it doesn’t. So I just use my Etude House cushion without any container. Well, I don’t bring it everywhere with me, too. Thus I feel that it would cost me more if I’d already bought a full version and I don’t repurchase, just like what happened with CHICA Y CHICO cushion.

My previous experience with CHICA Y CHICO cushion wasn’t too good that I then intended to look for a cushion with more shade options. ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector has four options : illuminate defines facial features, mint corrects unevenness and redness, pink corrects and brightens dark, lavender corrects yellow and dull skin. I have a yellowish-Asian-skin, so I choose the lavender shade. Thanks God, this shade fits my skin tone perfectly and does exactly what it claims that I decided to buy a full—sized version then (which I keep using until now).

ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender comes in a lavender melamine packaging with the blue-white sponge. Just like any other cushions, it has a mirror upper side and also a second lid to separate between the sponge and the cushion. As a lock, there’s a silver part that you’ll have to push before opening, as you can see in the picture. The second packaging itself is a box which contains all the informations about the products. This is one of my favorite features of buying Etude House products (and any other popular products); they provide a lot of thoroughgoing informations in their packaging and all of them are in English. Perfect!

Well, the cushion itself is lavender just like the packaging, and the other shades have their own color too (mint, pink, and natural color – for the illuminate,). At first, I doubt how this shade will turn after being applied, but I have this kind of trust to Etude House brand that it will turns magically. Haha. And I was right; there’s no purplish/lavenderish shade on my skin at all after being applied, as you can see in the picture.

Simply put : it’s just perfect. The lavender color blend perfectly with my skin tone, making it seem brighter and healthier. No fake appearance at all. Of course after I clean my face at night, the difference is still there, but the effect is simply ‘brighter’, not ‘instant white’. The cushion also somehow has appropriate viscosity, which makes the application easier and faster. It spreads evenly without taking much time. Well, I usually have my breakfast 30 minutes after putting my make-up on, and I don’t see any traces of the cushion nor a lavender shade on my paper towels. In short words : it just does what it claims, even better!

However, the coverage itself is just mild, so don’t expect this cushion to cover all your blemishes. It works well with uneven skin tone or slight redness, but I don’t think it covers pimples especially an conspicuous one.

ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender also has a nice oil-control ability. I usually have my oily face back around 5 – 6 hours after the application, which is quite a nice result for me. I’ve been using this cushion for around 3 – 4 months (which was the average usage term for this product) and there aren’t any significant complaints so far. Everynight, when I clean my face using cleansing water, there’s no lavenderish residue seen on the cotton. But I can feel that the cushion is still there, since the amount of oiliness is still under-control.

I did some analysis using cosdna.com and found out only some ingredients were marked as ‘not-safe’. They were categorized as ‘preservative’ and ‘sunscreen’.

I’ve been using ETUDE HOUSE : Any Cushion Color Corrector Lavender everyday as a part of my morning routine. I applied it to my face and neck. Fyi, it’s very important to always close the container after being used. Based on my experience, any contact with air will reduce its usage time since the product itself would be likely to get dry faster.

Advertisements

Review : Etude House Hot Style Bubble Hair Coloring

 “This is a shampoo-type bubble hair coloring item that delivers beautiful, evenly colored hair with its non-drip, conditioning formula”

Cara Pakai :

  1. Drape enclosed gown around shoulders to protect clothing. Put on enclosed gloves.
  2. Remove cap from Oxidizing Developer 2. Empty Colorant 1 into Oxidizing Developer. Replace cap
  3. Slowly tilt Oxidizing Developer 2 to mix. Use immediately after mixing
  4. Press Oxidizing Developer 2 pump to dispense foam
  5. Apply on hands first then on dry hair, starting at the roots
  6. Massage gently, making sure to completely cover your hair
  7. Leave on 20 – 40 minutes
  8. After developing, rinse with lukewarm water and wash out thoroughly with soap or shampoo and warm water. Finish off by applying enclosed Silky Perfumed Treatment.

Ingredients :

#1 (hair coloring): toluene-2,5-Diamine Sulfate, p-Amino-O-Cresol, 2,4-Diaminophenoxyethanol Hydrochloride

#2 (oxidizer) : Hydrogen Peroxide Solution (35%)

Silky Perfumed Treatment : Water, Dimethicone, Cethyl Alcohol, Stearyl Alcohol, Propylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Behentrimonium Chloride, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Camellia Japonica Seed Oil, Macadamia Ternifolia Seed Oil, Sodium Benzoate, Isopropyl Alcohol, Red 33 (Cl 17200), Orange 4 (Cl 15510), Blue 1 (Cl 42090), Phenoxyethanol, Fragrance

Ini dia bubble coloring pertama kami! Sebelumnya aku cuma pernah highlight rambut 4 tahun lalu di salon dan cat sendiri bagian poniku di awal tahun ini, jadi bisa dibilang sekarang status rambut udah kembali virgin. Sedangkan rambut adikku benar-benar belum pernah dikenakan pewarna rambut apapun. Alasan kami pilih bubble coloring karena cara pakainya yang praktis dan berhasil bikin kami tertarik. Alasan kami pilih brand Etude House karena harganya paling ekonomis dibandingkan brand  lain, apalagi ini buat our first time.

Kami coba beli warna Lavender Brown (PP05) limited edition dengan harga IDR 85000 dan Natural Brown (BR08) dengan harga IDR 83000, satu orang satu. Selain dua warna ini, ada juga pilihan warna Deep Black, Dark Choco Tone Down, Dark Brown, Cherry Crown, Khaki Brown, dan Sweet Orange. Review untuk masing-masing dari dua warna tadi akan ditulis di bagian bawah ya oleh pemakai yang bersangkutan 🙂

Oh ya, di kemasan kotaknya juga bisa dibaca informasi tentang detail produk, cara pakai, ingredients, dan manufacture/expiry date. Expiry date bisa dihitung 36 bulan dari manufacture date, seperti yang ditulis di kotak dan di bagian bawah botol #1. Kemasan Etude House Hot Style Bubble Hair Coloring ini berbentuk kotak dengan isi berupa  Hair Coloring (bottle 1), Oxidizer (bottle 2), satu sachet Silky Perfumed Treatment, serta plastik berisi petunjuk pemakaian (bahasa Korea), plastic cape, dan sarung tangan. Untuk cara aplikasinya sama persis seperti di petunjuk penggunaan, simpel banget kok!

DSCF1344

Warna foam yang keluar saat digunakan putih untuk Natural Brown, dan ungu untuk Lavender Brown. Aromanya agak kurang enak sih, tapi gak terlalu menyengat. At least ternyata gak separah yang suka dibahas pemakai lainnya. Rambut yang sudah dipakaikan Etude House Bubble Hair Coloring jadi agak mengeras dan kaku, tapi (lagi-lagi) gak separah yang dibayangkan akibat dari pengalaman pemakai lainnya. Foam-nya juga banyak banget, gak habis-habis walaupun udah diaplikasikan berulang-ulang. Sayangnya cuping telinga kanan kami yang kena foam ini jadi merah dan gatal, jadi telinga kanan kami harus langsung dibasuh. Sisanya aman kok kena bagian kulit lain.

DSCF1504

Foam

Setelah dibilas, rambut memang agak kaku dan gak smooth. Tapi pemakaian Silky Perfumed Treatment (sedikit juga sudah cukup) langsung melembutkan rambut. Dan kemasan Silky Perfumed Treatment yang kecil itu ternyata baru habis setelah 4 – 5x pemakaian.

Untuk lebih jelas, langsung aja dibaca review-nya yaa…

Etude House Hot Style Bubble Hair Coloring Lavender Brown (PP05)

Dari namanya, mungkin harusnya warna yang dihasilkan itu coklat gelap dengan shade keunguan. Dan memang itu juga yang aku harapkan. Makanya aku diamkan selama 60 menit, lebih lama dari petunjuknya yang disarankan 20 – 40 menit. Sayangnya waktu dibilas, air yang turun dari rambutku warnanya ungu semua. Dengan sedih aku simpulkan : NO SHADE OF LAVENDER COLOR AT ALL. Tapi ternyata warna coklat yang dihasilkan cukup memuaskan. Sampai kurang-lebih seminggu setelah pewarnaan, warna coklatnya memang makin terang. Awalnya hanya terlihat di bawah sinar matahari, tapi sekarang (12 hari setelah pewarnaan) indoor pun kelihatan bedanya.

Hasil pewarnaan di rambutku rata banget kok, semua bagian rambut warnanya sama. Sepertinya karena rambutku tidak terlalu tebal jadi aplikasinya lebih mudah. Apalagi waktu pendiamannya lama (60 menit), dan selama itu aku pijat-pijat sampai ke bagian dalam rambut.

Mungkin karena didiamkannya cukup lama, bau Etude House Bubble Hair Coloring ini juga melekat. Sampai 3 – 4x keramas, wangi sampoku dan Etude House Bubble Hair Coloring masih bercampur, baunya gak enak banget agak tengik.

Oh ya, setelah diwarna, rambutku jadi lebih cepat lepek. Aku kurang tahu alasan ilmiahnya, tapi ini juga yang dialami adikku setelah diwarnai rambutnya. Tapi untukku pribadi, rambutku jadi normal lagi setelah baunya hilang. Mungkin baunya masih melekat sampai 3 – 4x keramas beserta sisa-sisa zat pewarnaannya.

Aku gak mengalami kerusakan rambut atau jadi kering dan bercabang setelah pakai Etude House Bubble Hair Coloring. Mungkin karena aku juga jaga makan, jadi nutrisi rambutku terjaga dengan baik.

DSCF1503

*update*

Setelah hilang efek bau after-coloring, rambutku jadi lebih lambat untuk lepek. Dan ternyata di bagian ujung rambut ada bagian-bagian kering dan bercabang, tapi gak banyak. Cukup dilanjutkan dengan potong rambut teratur, semoga aja sehat kembali 🙂

Pros :

  • Harganya ekonomis dibandingkan produk sejenis dari  brand lain
  • Penggunaannya praktis dan tidak sulit untuk meratakan warnanya ke semua lapisan rambut
  • Kemasannya imut (HAHA) dan mudah digunakan
  • Gak membuat rambutku rusak
  • Gak membuat rambutku kering dan kaku (karena aplikasi dari Silky Perfumed Treatment)
  • Warnanya aku suka!

Cons :

  • Varian Lavender Brown ini agak sulit didapat
  • Pilihan warnanya kurang banyak
  • No shade of lavender color at all
  • Bikin cuping telinga kananku merah dan gatal (untuk waktu singkat)
  • Baunya gak hilang sampai 3x keramas
  • Rambutku jadi lebih cepat lepek (sementara waktu)
  • Ujung rambut agak kering dan bercabang

Re-purchase :

Dilihat dari fungsi dan pemakaiannya, yes

Dilihat dari pilihan warnanya, no

Etude House Hot Style Bubble Hair Coloring Natural Brown (BR08)

Karena rambutku masih virgin (belum pernah diwarna sebelumnya) aku sempat kebingungan memilih shade-nya. Tapi karena katanya kalau virgin hair pilihlah shade yang setingkat lebih terang dibanding warna yang sebenarnya diinginkan, aku memilih Natural Brown (dengan harapan hasilnya akan seperti Dark Choco Tone Down).

Aku memakainya selama kurang lebih 40 menit, dan sekitar 10 menit terakhir warna rambutku sudah berubah menjadi kecoklatan. Mungkin karena rambutku tebal, aku kesulitan mengaplikasikannya dengan rata sehingga warna yang dihasilkan pun tidak merata, tapi untuk warnanya keluar banget kok, bahkan lebih terang dari yang kuharapkan.

Berbeda dengan kakakku, bau cat rambut Etude House ini langsung hilang sejak dari keramas pertama. Rambutku juga jadi tidak terlalu mengembang seperti biasanya, tapi ujungnya menjadi kering dan bercabang.

Sampai review Natural Brown ini ditulis, kurang lebih sudah sebulan sejak rambutku diwarnai dan warnanya sama sekali tidak luntur di rambutku walaupun aku tidak menggunakan shampoo khusus rambut diwarna (walaupun aku memakai vitamin rambut dan hair mask). Sekarang di bagian roots-ku sudah mulai tumbuh rambut hitam.

Tapi untuk waktu dekat sepertinya aku mau coba bubble hair coloring brand lain dulu yang punya lebih banyak varian warna.Sudah pernah dengar Mise en Scene? Tunggu reviewnya yaa… 😀

Review : Etude House Sunprise Natural Corrector SPF 50+/PA+++

“UV Defense moisturizer whitens skin with Niacinamide and improves Wrinkles with Adenosine. Formulated with Acai Berry, Acerola, Aloe vera for skin smoothing relief”

Etude Sunprise Natural Corrector SF 50+/PA+++ (tampak depan)

Etude Sunprise Natural Corrector SF 50+/PA+++ (tampak belakang)

DSCF1035

Detail Produk, Cara Pakai, dan Produsen

Directions : Apply moisturizer to sun exposed areas of the face/body and massage into skin

Ingredients (tertulis di plastik kemasan, jadi kalau mau digunakan terpaksa harus disobek) : Water, Cyclopentasiloxane, Zinc Oxide, Hexyl Laurate, Titanium Dioxide, Ethylhexyl Salicylate, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Lauryl PEG-10 Tris (Trimethylsiloxy) Silylethyl Dimethicone, Butylene Glycol, Dipropylene Glycol, C12-15 Alkyl Benzoate, Niacinamide, BIS-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Sodium Chloride, Silica, Malpighia Punicifolia (Acerola) Fruit Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Euterpe Oleracea Fruit Extract, Tilia Platyphyllos Flower Extract, Carex Humillis Root Extract, Quaternium-18 Bentonite, Magnesiuim Stearate, Sorbitan Sesquioleate, PEG-10 Dimethicone, Tocopheryl Acetate, Polyhydroxystearic Acid, Adenosine, Ethylhexyl Palmitate, Isopropyl Palmitate, Isostearic Acid, Lecithin, Polyglyceryl-3 Polyricinoleate, Triethoxycaprylylsilane, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Sodium Benzoate, Potassium Sorbate, Fragrance, Cl 77491, Cl 77492, Cl 77499.

DSCF1032

Tanggal Expired produk ada di bagian belakang atas kemasan (embossed)

Aku beli Etude House Sunprise Natural Corrector SPF 50+/PA+++ ini di online shop Jakarta setelah sebelumnya banding-banding perbedaan harga dan varian. Alasan aku pilih sunblock keluaran Etude House karena variannya banyak (jadi aku bisa pilih yang memang sesuai kebutuhan), harganya lebih terjangkau dibandingkan sunblock Innisfree, dan SPF/PA-nya lebih tinggi dibandingkan dengan Skinfood (SPF 36/PA++ kalau tidak salah).

Varian Natural Corrector ini katanya dikhususkan untuk base make-up. Selain varian ini, ada juga All-Proof, Mild Airy, Must Daily, Mild Watery yang harganya beda ya untuk setiap varian. Oh ya, buat sehari-hari memang tidak terlalu butuh yang SPF-nya setinggi ini, cuma karena aku beli untuk dipakai liburan di Thailand (yang katanya lagi panas-panasnya sampai 40oC), jadi aku pilih yang tinggi untuk proteksi.

Aku beli dengan harga 100000 IDR untuk ukuran berat 50 gram. Sekali pemakaian hanya butuh sedikit banget apalagi aku cuma pakai untuk muka. Mungkin karena untuk base make-up jadi tekstur dan warnanya seperti foundation, di mana kalau pakainya terlalu banyak bisa putih abnormal gitu… Wanginya juga enak, kayaknya wangi floral yang quite calming. Besar lubangnya juga pas, tidak akan kebanyakan kecuali pencetnya ganas hehehe.

DSCF1036

Ukuran lubang (tutupnya model ulir)

Produk ini biasa aku aplikasikan setelah cuci muka & pelembab, dan dilanjutkan dengan bedak. Setelah aplikasi, muka memang terlihat agak oily, tapi bisa dicover dengan bedak kok. Saranku, pakainya sedikit aja karena dia sangat thick, karena bisa kelihatan berminyak dan terlalu putih.

Selama di Thailand yang suhunya ternyata 38 – 41oC dan panasnya terik minta ampun, aku gak merasa terlalu gosong. Kemungkinan besar sih karena pemakaian produk ini, karena aku gak pakai proteksi lain untuk muka. Kalaupun menghitam, rasanya gak ekstrim sih. Overall, aku recommend produk ini.

Pros :

  • Wanginya enak
  • Kemasan dan ukurannya travel-size
  • SPF dan PA-nya tinggi
  • Harganya terjangkau
  • Ukuran lubang keluarnya pas, jadi tidak khawatir mencetnya kebanyakan
  • Cuma perlu sedikit untuk aplikasi ke muka dan leher (alias hemat!)
  • Bisa mencegah kegosongan kulit akibat sinar matahari

Cons :

  • Butuh waktu lebih untuk aplikasinya, karena harus benar-benar diblend supaya rata
  • Takaran penggunaannya harus pas, karena possible bikin kulit terlalu putih dan oily

 

Repurchase : YES untuk kebutuhan SPF/PA tinggi. Kalau untuk sehari-hari mungkin aku mau coba yang lebih rendah.

 FYI, kami lagi jual berbagai merk face mask sheet dari berbagai merk dan varian. Harga dijamin ekonomis kok, karena kami juga selalu cari yang ekonomis punya prinsip “Cantik gak harus mahal”. Buat yang mau tau info lebih lanjut, cek di ABOUT kami yaa.. Psstt, buruan beli, soalnya kami jualnya cuma sementara aja nih!