Review : Ayudya Lulur Pengantin Coffee Scrub (+ Lavender)

“Ayudya Lulur Pengantin baik untuk mencerahkan kulit, menghaluskan, melembabkan serta menyamarkan warna di lipatan-lipatan tubuh. Mengandung susu murni, minyak zaitun, vitamin C&E, minyak tumbuh2an dan bahan dasar alami”

Ingredients : Aqua, Stearic Acid, Milk, Isopropyl Myristate, Polyethylene Powder, Olive Oil, Alcohol, Glyceryl Stearate, Petrolatum, Coffea Robusta Seed Powder, Tocopheryl, Refined Glycerin, Lavandula Angustifolia Flower Powder, Lavandula Angustifolia Flower Leaf/Stem Extract.

dscf1314

Cara Pakai :

  1. Sewaktu mandi dalam keadaan kering, gosokkan lulur pengantin ke lengan, leher, badan dan kaki sampai mengering dan butiran lulur berjatuhan bersama kotoran yang menempel pada tubuh, lalu bilas sampai bersih
  2. Tidak perlu menggunakan sabun
  3. Atau dipakai untuk lulur urut

dscf1315

Aku beli lulur Ayudya ini karena sebelumnya pernah mencoba varian lainnya (baca review Ayudya Lulur Pengantin Mandi Susu), dan ternyata aku suka! Efek ke kulitnya memang gak terlalu halus tapi wanginya enak dan cukup melembabkan. Sebenarnya aku cukup bingung waktu milih, terutama di antara varian Avocado atau Coffee, tapi kuputuskan coba Coffee dulu dengan harapan wangi-wangi kopi kayak kalau kita masuk coffee shop gitu hehehe. Aku beli seharga IDR 18500 untuk ukuran 300 gram.

You know what, ternyata alasan itu yang bikin pilihanku failed! Why? Karena alasan utama aku pilih varian Coffee ini justru jadi hal yang GAK AKU SUKA. Begitu aku buka kemasannya, yang keluar adalah bau menyengat gak enak, campuran antara kopi dan lavender. Sayangnya, kandungan lavender yang biasanya berefek menenangkan jadinya kurang sesuai dengan seleraku kalau bercampur dengan aroma kopi.

Gimana dengan efek pemakaiannya? Bisa gak efeknya nutupin rasa gak sukaku pada aromanya?

Setelah diaplikasikan ke badan, sama dengan varian Mandi Susu, lulur ini memberi efek agak cooling ke badan, kurang-lebih sampai 10 menit. Setelah itu, bentuk lulur yang tadinya pasta jadi mulai meresap, menyisakan butiran-butiran di permukaan kulit. Nah, di saat inilah sebaiknya kamu gak banyak bergerak, karena butiran tadi akan sangat berjatuhan ke manapun kamu jalan.

Setelah pemakaian selama 30 menit, aku biasa mulai dengan basuh tanganku dengan air. Pada saat ini, tanganku terasa halus seiring dengan dibilasnya lulur dan kulitku, tapi that’s it. Setelah mandi, aku gak merasa lebih lembab.

Klaim lainnya dari lulur Ayudya Coffee ini antara lain (tercantum sebagai Additional benefits)

  • Membantu memperbaiki metabolisme kulit sehingga kulit lebih sehat & kuat
  • Mengurangi rasa lelah pada otot
  • Kandungan Kopi Bali yang meningkatkan sirkulasi aliran darah
  • Kandungan lavender dapat memberikan efek menenangkan dan membantu mnegurangi gejala stres

Sayangnya gak aku rasakan juga. So sad, Ayudya, I think I’m not into you this time 😦

Pros :

  • Harganya ekonomis dengan isi yang banyak
  • Mudah didapatkan karena ada di supermarket dan hypermarket (tapi kalo di warung kemungkinan gak ada ya J), walaupun pengalamanku varian ini gak seumum Mandi Susu atau Mutiara
  • Variannya unik sih (gabungan dua aroma yang jarang banget disatukan), Cuma mungkin aromanya gak semua orang suka

Cons :

  • Aromanya a big no-no buatku
  • Butirannya gampang banget berjatuhan, jadi kamu Cuma bisa diam di satu tempat aja sambil aplikasinya
  • Halus di kulit Cuma terasa sementara

Re-purchase : No

Advertisements

Review : Ayudya Lulur Pengantin Mandi Susu

“Ayudya Lulur Pengantin baik untuk mencerahkan kulit, menghaluskan, melembapkan serta menyamarkan warna di lipatan-lipatan tubuh. Mengandung susu murni, minyak zaitun, vitamin C&E, minyak tumbuh2an dan bahan dasar alami”

DSCF1117

Ayudya Lulur Pengantin Mandi Susu (tampak depan)

Additional benefits :

  • Melembutkan, menghaluskan, dan melembabkan kulit, dengan kandungan protein, zat asam dan beta hydroxy alami yang terkandung dalam susu murni
  • Mencerahkan kulit
  • Meremajakan sel-sel kulit
  • Mengangkat kulit mati, kotoran, dan debu
  • Mengandung vitamin E yang mampu memberikan perlindungan bagi kulit terhadap radikal bebas

Cara Pakai :

  1. Sewaktu mandi dalam keadaan kering, gosokkan lulur pengantin ke lengan, leher, badan dan kaki sampai mengering dan butiran lulur berjatuhan bersama kotoran yang menempel pada tubuh, lalu bilas sampai bersih.
  2. Tidak perlu menggunakan sabun
  3. Atau dipakai untuk lulur urut
  4. Baik untuk kulit kering dan sensitif

Ingredients : Aqua, Stearyc Acid, Milk, Isopropyl Myristate, Petrolatum, Shea Butter, Cetyl Alcohol, Cutina, Mineral Oil, Olea Europaea, Fragrance, Vitamin E

Lulur ini dijual dengan harga sekitar IDR 15000 – 16000 (aku lupa pastinya berapa) untuk ukuran 300 gram. Ekonomis kan? Aku beli waktu ada diskon sekitar dua-tiga ribu rupiah (jadi IDR 13000 – 14000), dan waktu aku cek komposisinya ternyata gak mengandung paraben. Jadi, dicoba aja!

Oh ya, Lulur Ayudya ini kemasannya pouch refill ya. Berhubung aku masih punya wadah lulur kosong bekas yang sebelum-sebelumnya, jadi kemasan ini gak masalah buatku.

Varian yang aku beli yaitu Mandi Susu. Selain ini masih ada yang Coffee Scrub, Mutiara, dan kalau gak salah ada Bengkoang. To be honest, aku gak paham sih maksud istilah ‘lulur pengantin’ tapi ya no problemo sih. Lagipula di kemasannya sama sekali gak disebut-sebut khusus untuk calon pengantin atau sejenisnya, jadi mungkin ini Cuma kalimat iklan aja.

Teksturnya lebih seperti krim, di mana kalau dilihat mata gak kelihatan ada butiran scrub sama sekali. Waktu dipindah ke kemasan jar pun dia ‘mengalir’ lancar seperti krim. Scrub-nya baru kerasa waktu dia sudah digosok di badan, kurang-lebih 3 – 4 menit setelah diaplikasikan. Butiran scrub-nya kecil-kecil dan banyak banget (dibandingkan dengan Lulur Mandi Purbasari), dan dipegang sedikit aja berjatuhan. Jadi kalau pakai Lulur Ayudya, aku gak bisa jalan-jalan kayak kalau pakai Lulur Mandi Purbasari, soalnya bikin lantai jadi berpasir banget.

Teksturnya Creamy tanpa Kelihatan Ada Scrub

Setelah diaplikasikan, ada efek dingin-dingin gitu ke kulitku, sekitar 15 menit. Mungkin itu saat-saat lulur dan butiran scrub-nya meresap ke kulitku. Kalau dibilas setelah dibiarkan 30 menit, kulit jadi kesat dan gak kerasa kalau habis luluran. Perbedaannya baru kerasa waktu aku pakai lotion setelah mandi. Kulit jadi lembab dan jadi enak banget pakai lotionnya.

Hal yang paling aku suka dari Lulur Ayudya ini adalah wanginya. Wanginya lembut, malah aku sering buka tutup jar Cuma buat cium-cium. Aku gak terlalu bisa deskripsiin ini wangi apa, wangi susu campur alpukat (?) atau mungkin shea butter (?). Tapi mamaku bilang, wanginya gak enak. Jadi balik lagi ke selera pribadi sih… Oh ya, sayangnya wanginya juga tidak bertahan lama.

Pros :

  • Wanginya enak!
  • Harganya ekonomis
  • NO PARABENS!! (lebih lanjut tentang efek paraben bisa dilihat di sini)
  • Bikin kulit lembab setelah mandi
  • Kemasannya refill jadi gak banyak sisa wadah kosong

Cons :

  • Scrubnya kering, gampang banget berjatuhan
  • Gak terasa melembutkan kulit saat dibilas, cenderung kesat
  • Wanginya gak tahan lama

Re-purchase : Yes, walaupun efeknya kulitku tidak selembut dan selembab Lulur Purbasari, tapi tidak adanya kandungan paraben banyak memberi nilai plus

FYI, kami lagi jual berbagai merk face mask sheet dari berbagai merk dan varian. Harga dijamin ekonomis kok, karena kami juga selalu cari yang ekonomis punya prinsip “Cantik gak harus mahal”. Buat yang mau tau info lebih lanjut, cek di ABOUT kami yaa.. Psstt, buruan beli, soalnya kami jualnya cuma sementara aja nih!