Review : SKINFOOD : Beauty in a Food Mask Sheet, Jeju Tangerine

DSCF1322

“Contains Jeju tangerine peel extract (tangerine extract)! A beauty food mask sheet that provides fresh moisture to dull skin”

Cara Pakai :

  1. After cleansing, use a toner to refine skin texture
  2. Place mask on entire face, avoiding eyes and lips
  3. After about 10 – 20 minutes, remove the sheet and lightly pat to absorb the remaining essence

 

SKINFOOD Beauty in a Food Mask Sheet ini aku titip dari teman yang lagi ke Korea, dan karena sedang ada promo jadi harganya agak lebih murah (tapi untuk pembelian 20 buah). Gak banyak informasi yang bisa didapat dari kemasannya karena 90% bahasa Korea.

Kemasannya simpel banget, depannya ada gambar buah jeruk dengan tulisan brand dan varian, ditambah tulisan ‘brightening’ dalam hangeul yang menunjukkan efek varian ini. Berat mask sheet ini 18 gram (lebih sedikit ya dibanding mask sheet lainnya?). Tanggal yang dicantumkan di bagian bawah belakang kemasan yaitu tanggal produksi, jadi bisa dihitung sendiri expiry date-nya 3 tahun setelahnya.

DSCF1325

Expiry date di bagian bawah belakang kemasan

Oh ya, selain varian Jeju Tangerine, SKINFOOD Beauty in a Food Mask ini juga ada varian Ginseng, Black Bean, Snail, Bird’s Nest, Horse Fat, dan Propolis & Bee Venom. Sayangnya yang dititip hanya Jeju Tangerine, Black Bean, Ginseng, dan Snail.

Mask sheet ini cukup berkesan buatku, karena ada beberapa hal yang beda dari mask sheet lainnya. Pertama, aroma khas jeruk langsung menguar begitu kemasannya dibuka; fresh dan gak mengganggu buatku. Kedua, essence SKINFOOD Beauty in a Food Mask Sheet ini kental jadi gak gampang mengalir kemana-mana. Ketiga, mukaku gak terlalu oily setelah bangun di pagi hari, jadi sepertinya suitable buat oily skin tapi akan kurang moisturizing bagi dry skin.

Hal lain dari penggunaan mask sheet ini antara lain :

  1. ukurannya gak terlalu besar alias bagian lubang mulut dan hidungnya gak terlalu melenceng jauh
  2. mask sheet-nya tidak telalu tebal (lebih tebal dari mask sheet My Beauty Diary tapi lebih tipis dibanding Celebon, The SAEM, LUS, Vanedo, dan Secret Key) dan agak transparan karena pori-nya cukup besar
  3. essence-nya cukup banyak dan bisa dibilang menyerap dengan cepat tapi agak lengket (mungkin karena kental). Terbukti dari sisa essence di kemasannya yang sampai bisa dicolek pakai telunjuk untuk diaplikasikan.

Pros :

  • No parabens – according to cosDNA (dampak penggunaan paraben pada kulit bisa dilihat di sini)
  • Ukurannya tidak terlalu besar
  • Sheet-nya punya ketebalan yang pas
  • Kandungan essence-nya banyak dengan essence yang rich dan cepat menyerap
  • Gak bikin muka jadi oily
  • No eye-flaps (a pro/con depends on your preference)

Cons :

  • Kurangnya informasi bahasa Inggris (bahkan untuk ingredients aja gak tercantum jadi harus search sendiri)
  • No eye-flaps (a pro/con depends on your preference)

Re-purchase : Yes.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s