Review : LUS Green Tea Essence Mask

“Ultra-moisturizing function, so that rough skin becomes smooth and glossy, rich in contractile function liquidation strong green tea extract”

Ingredients : Purified Water, Glycerin, Butylene Gycol, Polyglutamic Acid, Phenoxyethanol, Carbomer, Chlorphenesin, Camellia Sinensis Leaf Extract, Allantoin, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Ammonium Acryloyl Dimethyltaurate/VP Copolymer, Fragrance, Potassium Hydroxide

LUS Green Tea Essence Mask ini adalah yang kedua aku coba, setelah sebelumnya pakai LUS White Essence Mask. Jadi, review tentang brand-nya singkat aja yaa.. LUS ini singkatan dari Lovely Your Skin (agak janggal kalau dari struktur bahasa Inggris ya?). Beratnya 24 gram, dengan pilihan varian yang banyak! Kemasannya warna hijau dengan gambar wanita bermasker, dilengkapi dengan penjelasan bahasa Korea, Jepang, dan Inggris di belakangnya. Untuk expiry dates, sepertinya di-emboss di bagian bawah belakang kemasan tapi agak kurang jelas, harus digoyang-goyang di bawah lampu supaya jelas terbaca. Langsung aku review hasil pemakaiannya yaa..

Seperti yang sudah aku review di LUS White Essence Mask, aku suka ukuran mask sheet LUS karena pas di mukaku. Gak terlalu lebar seperti mask sheet dari Celebon atau The Saem. No eye-flaps, which is neither a pro nor a con for me (aku pakai sambil tidur). Dan lagi-lagi seperti LUS White Essence Mask, ternyata aromanya sangat tajam dan menyengat. Lebih parah untuk varian Green Tea, karena wanginya gak enak buatku. Mirip wangi pembasmi serangga HIT.

Varian Green Tea ini mengklaim “ultra-moisturizing function” dan “make rough skin smooth and glossy”. Sayangnya aku kurang merasakan efek ini. Memang efek sebuah mask sheet gak bisa dinilai dari sekali pakai, tapi bagiku, harusnya ada perbedaan antara sebelum dan setelah menggunakan mask sheet begitu kita bangun di pagi hari. Minimal rasanya muka lebih halus saat dibasuk, tapi ini ngga. Malah ada sebuah jerawat nemplok di mukaku. Belum tentu secara langsung akibat penggunaan LUS ini, tapi berhubung memang lebih banyak cons dibanding pros, jadi buatku kurang berkesan.

Essence-nya memang cukup banyak tapi gak beleber. Cair dan warnanya bening, jadi kalau kebanyakan sepertinya akan mengganggu. Oh ya, biasanya setelah menggunakan mask sheet, sisa essence-nya aku pakai di muka sampai habis. Tapi untuk varian ini, dengan terpaksa aku langsung buang. Gak tahan baunya. Dan setelah dilanjutkan dengan Laneige White Plus Renew Original Cream sebagai rangkaian skincare malam, bangun paginya mukaku banjir minyak 😦 Sebelumnya, sisa essence yang aku gunakan adalah dari SKINFOOD Beauty in a Food Mask : Jeju Tangerine jadi sangat terlihat bedanya ke minyak mukaku.

Pros :

  • Ukurannya pas di muka
  • Harganya ekonomis
  • Pilihan variannya banyak
  • No eye-flaps (a pro or a con, depends on your preference)
  • No parabens (efek penggunaan paraben pada skincare bisa kamu lihat di sini)

Cons :

  • No eye-flaps (a pro or a con, depends on your preference)
  • Aromanya sangat tajam dan gak enak
  • Gambar kemasannya kurang menarik (subjektif sekali HAHA)
  • Gak terasa perbedaan pakai masker dan ngga
  • Muncul sebuah jerawat setelah pakai mask sheet ini

Re-purchase : No.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s